Rabu, 29 Juni 2011

Kembang Tujuh Rupa

Kembang tujuh rupa merupakan sala satu isi dari sesajian yang cukup populer di Indonesia, khususnya di Tanah Jawa. Adapun isi dari kembang tujuh rupa tersebut adalah:

1. Melati (Jasminum sambac)

2. Mawar (Rosaceae)

3. Cempaka (Magnolia champaca)

4. Gading Kuning

5. Gading Putih (Magnolia ×alba)

6. Sedap Malam (Polianthes tuberosa)

7. Kenaga (Cananga odorata)

Hadits Tentang Tanaman Shadaqah Seorang Muslim

عَنْ جَابِرٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّىْ الله عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ دَخَلَ عَلَىْ أُمِّ مُبَشِّرٍ الأَنْصَارِيَّةِ فِيْ نَخْلِ لَهَا فَقَالَ لَهَا النَّبِيَّ صَلَّىْ الله عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ مَنْ غَرَسَ هَذَا النَّخْلَ أَ مُسْلِمٌ أَمْ كَافِرٌ فَقَالَتْ بَلْ مُسْلِمٌ فَقَالَ لاَ يَغْرِسُ مُسْلِمٌ غَرْسًا وَ لاَ يَزْرَعُ زَرْعًا فَيَأكُلَ مِنْهُ إِنسَانٌ وَ لاَ دَابَّةٌ وَ لاَ شَيْءٌ إِلاَّ كَانَتْ لَهُ صَدَقَةٌ (روه المسلم رقم الحديث 2901)

عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّىْ الله عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا فَيَأكُلُ مِنْهُ طَيْرٌ أَوْ إِنْسَانٌ أَوْ بَهِيْمَةٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ بِهِ صَدَقَةٌ (روه المسلم رقم الحديث 2904)

قَالَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللهِ دَخَلَ النَّبِيُّ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ عَلَىْ أُمِّ مَعْبَدٍ حَائِطًا فَقَالَ يَا أُمِّ مَعْبَدٍ مَنْ غَرَسَ هَذَا النَّخْلَ أَ مُسْلِمٌ أَمْ كَافِرٌ فَقَالَتْ بَلْ مُسْلِمٌ قَالَ فَلاَ يَغْرِسُ المُسْلِم غَرْسًا فَيَأكُلَ مِنْهُ إِنسَانٌ وَ لاَ دَابَّةٌ وَ لاَ طَيْرٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ صَدَقَةً إِلَىْ يَوْمِ القِيَامَةِ (روه المسلم رقم الحديث 2903)

حَدَّثَناَ أَبُوْ الوَالِيْدِ حَدَّثَناَ أَبُوْ عَوَانَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ مُسْلِمٍ غَرَسَ غَرْسًا فَأَكُلُ مِنْهُ إِنْسَانٌ أَوْ دَابَّةٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ بِهِ صَدَقَةٌ (روه البخاري رقم الحديث 5553)

Intisari Hadits ini adalah bahwa setiap tanaman yang ditanam oleh seorang Muslim, maka buahnya jika dimakan hewan atau diambil orang lain, maka itu adalah Shadaqah baginya. “Barang siapa di antara orang Islam yang menanam tanaman, maka hasil tanamannya yang dimakan akan menjadi sedekahnya, dan hasil tanaman yang dicuri akan menjadi sedekah, dan tidaklah seorang pun mendermakan tanamannya, maka akan menjadi sedekahnya sampai hari kiamat.”

Rabu, 20 Oktober 2010

Buku tentang Tri Dharma (Konghuchu, Tao, dan Budha)

Judul: Pengetahuan Umum Tentang Tri Dharma

Penerbit: Benih Bersemi

Alamat Redaksi: Jl. Puri Anjasmoro Blok B 1/24, Semarang 50144 Jawa Tengah, Indonesia. Telp. (024) 7605969, Fax. (024) 7604588

Penyusun: Bidang Litbang PTITD/Matrisia komda Jateng

2007

 

 

Bidang Litbang

PTITD/Matrisia Komda Jateng

Jl. Puri Anjasmoro Blok B I/24

Semarang 50144 Jawa Tengah

Telp. (024) 7605969

 

 

Buku-buku tentang Tri Dharma dalam bahasa Indonesia, hendaknya (dianjurkan) dibaca sebagai pembanding:

 

1.   D.S. Marga Singgih: Tridharma, Suatu Pengantar.Jakarta.1999.(Bakti)

 

2.   Chau ming: Mengenal Beberapa Aspek Filsafat Konfusianisme, Taoisme, dan Buddhisme.Jakarta.1994.(Sasana)

 

3.   Sutradharma Tj. Sudarman, MBA: Tiga Guru – Satu Ajaran, Kehidupan dan Ajaran Kebenaran Siddharta Gautama, Confucius, dan Lau Zi.Jakarta.2000.(Yayasan Dhammadasa)

 

4.   Samuel Chow & Chinese Culture and Heritage Study Club: Mengungkapkan Fakta yang Benar Mengenai Budaya, Sejarah, dan Filsafat Tiongkok. Benarkah Budaya, Sejarah, dan Filsafat Tiongkok Berasal dari Alkitab? (untuk kalangan sendiri)

My Shop

Sparepart OLIE & SERVICE

"FAMILY MOTOR"

Jl. Jend. Sutoyo 8 Waru Sidoarjo Jawa Timur

My Shop

Recommended Book

1. تفسير و بيان مفردات القرآن على مصحف التجويد (مع اسباب النزول للسيوطي مع فهارس كاملة للمواضع و الألفاظ) - إعداد: الدكتور حسن الحمصي.

2. التفسير المنير: وهبة الزحيلي.

3. صفوة التفاسير: محمد علي الصبوني.


Recommended by Drs. H. Makasi, M.Ag untuk mempelajari Tafsir

Rabu, 14 Oktober 2009

BAB II

PEMBAHASAN

 

A.     Pengertian Ilmu Kalam

1.      Ilmu kalam menurut Musthofa Abdul Razaq

إن هذا العلم يعتمد على البراهين العقلية فيما يتعلق بالعقائد الإيمانية أي البحث في العقائد الإسلامية اعتمادا على العقل

Ilmu ini(ilmu kalam) yang berkaitan dengan aqidah imani ini sesungguhnya di atas argumentasi-argumentasi rasional, atau ilmu yang berkaitan ilmu yang berkaitan dengan kaidah islami ini bertolak atas bantuan nalar.

 

2.      Ilmu kalam menurut Al Farabi

اَلْكَلاَمُ عِلْمٌ يَبْحَثُ فِيْهِ عَنْ ذَاتِ اللهِ تَعَالَى وَ صِفَاتِهِ وَ أَحْوَالِ اَلْمُمْكَنَاتِ مِنَ المَبْدَاءِ وَ المَعَادِ عَلَى قَانُوْنِ الإِسْلاَمِ وَ القَيْدِ الأَخِيْرِ لِإِخْرَاجِ العِلْمِ الإِلَهِيِّ لِلْفِلاَسِفَةِ...

Ilmu kalam adalah disiplin ilmu yang membahas dzat dan sifat Allah beserta eksistensi semua yang munkin, mulai yang berkenaan dengan masalah dunia sampai masalah sesudah mati yang berlandaskan doktrin islam. Stressing akhirnya adalah memproduksi ilmu ketuhanan secara filosofis.

 

3.      Ilmu kalam menurut Ibnu Khaldun

هُوَ عِلْمُ يَتَخَمَّنُ الحُجَّاجَ عَنِ الْعَقَائِدِ الإِِيْمَانِيَّةِ بِالأَدَلَّةِ الْعَقْلِيَّةِ

Ilmu kalam adalah disiplin ilmu yang mengandung argumentasi tentang aqidah imani yang diperkuat dalil-dalil rasional.

 

Apabila memperhatikan definisi ilmu kalam di atas, dapat disimpulkan bahwa ilmu kalam adalh ilmu yang membahas berbagai masalah ketuhanan dengan menggunakan argumentasi logika atau filsafat, secara teoritis aliran salaf tidak dapat di masukkan ke dalam aliran ilmu kalam, sebab aliran ini(aliran salaf) dalam masalah-masalah ketuhanan tidak menggunakan argumentasi filsafat atau logika. Aliran ini cukup dimasukkan ke dalam aliran ilmu tauhid atau ilmu ushuluddin atau fiqhul akbar.

 

B.     Nama-nama Lain dari Ilmu Kalam

Ilmu kalam dapat disebut dengan beberapa nama, antara lain :

1.      Ilmu Ushuluddin

Ilmu yang membahas tentang pokok-pokok agama.

 

2.      Ilmu Tauhid

Ilmu yang membahas tentang keesaan Allah swt dan di dalamnya juga mengkaji tentang asma’(nama-nama) dan af’al(perbuatan-perbuatan) Allah yang wajib, mustahil, dan jaiz, juga sifat yang wajib, mustahil dan jaiz bagi rasul-Nya. Ilmu tauhid sendiri sebenarnya membahas keesaan Allah swt dan hal-hal yang berkaitan dengan-Nya.

 

3.      Fiqh al Akbar (  فقه الأكبر )

Abu Hanifah menyebut ilmu kalam ini dengan fiqh al akbar, menurut presepsinya, hukum islam yang dikenal dengan istilah fiqh terbagi atas dua bagian, yaitu Fiqh al Akbar yang membahas keyakinan atau pokok-pokok agama (ilmu tauhid), dan Fiqh al Ashghar yang membahas hal-hal yang berkaitan dengan masalah muamalah, bukan pokok-pokok agama, tetapi hanya cabang saja.

 

4.      Teologi Islam

Reese mengatakan teologi merupakan disiplin ilmu yang berbicara tentang kebenaran wahyu serta independensi filsafat dan ilmu pengetahuan.

 

C.     Obyek Ilmu Kalam

1.      Tuhan, hakekat dan sifat-sifatnya, serta hubungannya dengan manusia dan alam semesta.

2.      Fakta-fakta dan gejala-gejala agama(pengetahuan tentang agama)

 

D.     Metode dan Sumber-sumber Ilmu Kalam

1.      Al Quran

Sebagai sumber ilmu kalam, al Quran benyak menyinggung hal-hal yang berkaitan dengan masalah ketuhan, diantaranya adalah :

A.     Q.S. al Ikhlas (112) : 3-4

Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,(3)Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.(4)

Ayat ini menunjukkan bahwa tuhan tidak beranak dan tidak diperanakkan, serta tidak ada sesuatu apapun di dunia ini yang tampak sekutu(sejajar) dengan-Nya.

 

B.     Q.S. asy Syura (42) : 7

Demikianlah kami wahyukan kepadamu Al Quran dalam bahasa Arab, supaya kamu memberi peringatan kepada ummul Qura (penduduk Mekah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya serta memberi peringatan (pula) tentang hari berkumpul (kiamat) yang tidak ada keraguan padanya. segolongan masuk surga, dan segolongan masuk jahannam.(7)

 Ayat ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak menyerupai apaun di dunia ini, Ia maha Mendengar dan maha Mengetahui.

 

C.     Q.S. al Furqan (25) : 59

 Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, Kemudian dia bersemayam di atas Arsy, (Dialah) yang Maha pemurah, Maka tanyakanlah (tentang Allah) kepada yang lebih mengetahui (Muhammad) tentang Dia.(59) 

Ayat ini menunjukkan bahwa Tuhan yang maha penyayang bertahta di atas ‘Arsy’ Ia pencipta langit, bumi, dan semua yang ada di antara keduanya.

 

 

2.      Hadits

Hadits Nbi saw pun banyak membicarakan masalh-masalah yang membahas ilmu kalam. Ada beberapa hadits yang kemudian dipahami sebagian ulama sebagai prediksi Nabi mengenai kemunculan berbagai golongan ilmu kalam, diantaranya adalah :

 

Hadits yang dari Abdullah bin Umar. Ia mengatakan bahwa Rasulullah bersabda “Akan menimpa umatku apa yang menimpa bani israil. Bani israil telah terpecah belah menjadi 72 golongan dan umatku akan terpecah belah menjadi 73 golongan, semuanya akan masuk neraka, kecuali satu golongan saja”.”Siapa mereka itu wahai rasulullah?”tanya para sahabat, rsulullah menjawab “mereka adalah yang mengikuti jejakku dan sahabt-sahabtku”

 

Keberadaan hadits yang berkaitan dengan perpecahan umat seperti tersebut di atas, pada dasrnya merupakan prediksi Nabi dengan melihat yang tersimpan di dalam hati para sahabatnya. Hadits tersebut dimaksudkan sebagai peringatan bagi para sahabat dan uamt nabi tentang bahayanya perpecahan dan pentingnya persatuan.

 

3.      Pemikiran Manusia

Bentuk kongkret penggunaan pemikiran islam sebagai sumber ilmu kalam adalh ijtihad yang dilakukan para mutakallim dalam persoalan-persoalan tertentu yang tidak ada penjelasannya dalam al quran dan hadits.

 

4.      Insting

Kepercayaan adanya tuhan telah berkembang sejak adanya manusia pertama, dan keberadaan mitos merupakan asal usul agama dikalangan orang primitif yang menybabkan timbulnya animisme dan atau dinamisme.

 

BAB III

PENUTUP

 

A.     Kesimpulan

1.      Ilmu kalam adalah ilmu yang membahas berbagai masalah ketuhanan dengan menggunakan argumentasi logika/filsafat.

2.      Ilmu kalam disebut juga ilmu ushuluddin, ilmu tauhid, fiqh al akbar, dan teologi islam.

3.      obyek ilmu kalam adalah semua tentang Tuhan dan agama.

4.      Sumber-sumber ilmu kalam meliputi: al Quran, hadits, pemikiran manusia, dan insting.

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Anwar, Rosihon.2007.Ilmu Kalam.Bandung: Pustaka Setia

Ghurabi.al Tarikh al Farq al Islamiyah Wa Nasatu Ilmu Kalam Inda al Muslimin.Mesir: Maktabah Muhammad Ali Shabih Wa auladuh

Sahal, Muktafi dkk.1999.Teologi Islam Modern.Surabaya: Gita Media press


Makalah ini disusun oleh Dhani F.A. dan Hidayatul W. guna memenuhi tugas mata kuliah ilmu kalam smt I Jurusan Perbandingan Agama, Fakultas Usuhluddin IAIN Sunan Ampel Surabaya t.a. 2008/2009